Struktur Organisasi

STRUKTUR ORGANISASI SMA NEGERI 1 KARAS

TAHUN PELAJARAN 2017-2018

 

         

  1. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah (EMASLIM)
    1. Kepala Sekolah sebagai Pendidik (Educator)
      1. Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan program pengajaran dan remedial.
      2. Membimbing karyawan dalam hal menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sehari-hari.
      3. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba diluar sekolah.
      4. Mengembangkan staf melalui pendidikan/latihan, melalui pertemuan, seminar dan diskusi, menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat, mengusulkan kenaikan jabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah.
      5. Mengikuti perkembangan Iptek melalui pendidikan/latihan, pertemuan, seminar, diskusi dan bahan-bahan
  1. Kepala Sekolah sebagai Manajer (Manager)
    1. Mengelola administrasi kegiatan belajar dan bimbingan konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling.
    2. Mengelola administrasi kesiswaan dengan memiliki data administrasi kesiswaan dan kegiatan ekstra kurikuler secara lengkap.
    3. Mengelola administrasi ketenagaan dengan memiliki data administrasi tenaga guru, karyawan (TU/laboran/teknisi/perpustakaan).
    4. Mengelola administrasi keuangan, baik administrasi keuangan rutin, OPF maupun BP3.
    5. Mengelola administrasi sarana/prasarana baik administrasi gedung/ruang, mebelair, alat laboratorium, perpustakaan.
  2. Kepala Sekolah sebagai Pengelola Administrasi (Administrator)
    1. Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.
    2. Menyusun organisasi ketenagaan di sekolah, baik Wakasek, Walikelas, Ka TU, Bendahara, Personalia kegiatan temporer, seperti Panitia Ujian, panitia peringatan hari besar nasional atau keagamaan dan sebagainya.
    3. Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan arahan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas.
    4. Mengoptimalkan sumber daya manusia secara optimal, memanfaatkan sarana/prasana secara optimal dan merawat sarana prasarana milik sekolah.
  3. Kepala Sekolah sebagai Penyelia (Supervisor)
    1. Menyusun program supervisi kelas, kegiatan ekstra kurikuler dan sebagainya.
    2. Melaksanakan program supervisi baik supervisi kelas, dadakan, ekgiatan ekstra kurikuler dan lain-lain.
    3. Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untuk pengembangan sekolah.
  4. Kepala Sekolah sebagai Pemimpin (Leader)
    1. Memiliki kepribadian yang kuat, jujur, eprcaya diri, bertanggung jawab, berani mengambil resiko dan berjiwa besar.
    2. Memahami kondisi anak buah, baik guru, karyawan dan anak didik.
    3. Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang diemban.
    4. Mampu mengambil keputusan baik urusan intern maupun ekstern.
    5. Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis.
  5. Kepala Sekolah sebagai Pembaharu (Inovator)
    1. Mampu mencari, menemukan dan mengadopsi gagasan baru dari pihak lain.
    2. Mampu melakukan pembaharuan di bagian kegiatan belajar mengajar dan bimbingan konseling, pengadaan dan pembinaan tenaga guru dan karyawan, kegiatan ekstra kurikuler dan mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di Dewan Sekolah dan masyarakat.
  6. Kepala Sekolah seabgai Pendorong (Motivator)
    1. Mampu mengatur lingkungan kerja.
    2. Mampu mengatur pelaksanaan suasana kerja yang memadai.
    3. Mampu menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi hukuman yang sesuai dengan aturan yang ada.
  7. Tugas Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

  1. Menyusun program pengajaran.
  2. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan.
  3. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran.
  4. Menyusun jadwal evaluasi belajar dan pelaksanaan ujian akhir.
  5. Menerapkan kriteria persyaratan kenaikan kelas dan ketamatan
  6. Mengatur jadwal penerimaan rapor dan ijazah.
  7. Mengkoordinasikan, menyusun dan mengarahkan penyusunan kelengkapan mengajar.
  8. Mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan.
  9. Mengatur pengembangan MGMP/MGBK dan koordinator mata pelajaran
  10. Melakukan supervisi administrasi akademis
  11. melakukan pengarsipan program kurikulum
  12. Penyusunan laporan secara berkala.
  1. Tugas Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan

Membantu dan bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dalam:

  1. Menyusun program pembinaan kesiswaan (OSIS), meliputi: kepramukaan, PMR, KIR, UKS, PKS, Paskibraka, pesantren kilat.
  2. Melaksanaan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan kesiswaan/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus OSIS.
  3. Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi.
  4. Menyusun jadwal dan pembinaan serta secara berkala dan insidental.
  5. Membina dan melaksanakan koordinasi 9K.
  6. Melaksanakan pemilihan calon siswa berprestasi dan penerima bea siswa.
  7. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah.
  8. Mengatur mutasi siswa.
  9. Menyusun dan membuat kepanitiaan Penerimaan Siswa Baru dan pelaksanaan MOS.
  10. Menyusun dan membuat jadwal kegiatan akhir tahun sekolah.
  11. Menyelenggarakan cerdas cermat dan olah raga prestasi.
  12. Membuat laporan kegiatan kesiswaan secara berkala.

 

  1. Tugas Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana dan Prasarana

Membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dalam:

  1. Menyusun program pengadaan sarana dan prasarana.
  2. Mengkoordinasikan penggunaan sarana prasarana.
  3. Pengelolaan pembiayaan alat-alat pengajaran.
  4. Mengelola perawatan dan perbaikan sarana prasarana.
  5. Bertanggung jawab terhadap kelengapan data sekolah secara keseluruhan.
  6. Melaksanakan pembukuan sarana dan prasarana secara rutin.
  7. Menyusun laporan secara berkala.
  1. Tugas Wakil Kepala Sekolah Urusan Hubungan Masyarakat

Membantu dan bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dalam:

  1. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan dewan sekolah.
  2. Membina hubungan antara sekolah dengan wali murid.
  3. Membina pengembangan antara sekolah dengan lembaga pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.
  4. Mem`buat dan menyusun program semua kebutuhan sekolah.
  5. Koordinasi degnan semua staf untuk kelancaran kegiatan sekolah.
  6. Menciptakan hubungan yang kondusif diantara warga sekolah.
  7. Melakukan koordinasi dengan semua staf dan bertanggung jawab untuk mewujudkan 7K.
  8. Menyusun program kegiatan bakti sosial, karya wisata, dan pameran hasil pendidikan.
  9. Mewakili Kepala Sekolah apabila berhalangan untuk menghadirkan rapat masalah-masalah bersifat umum.
  10. Menyusun laporan secara berkala.
  11. Tugas Koordinator Tata Usaha

Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dalam kegiatan:

  1. Penyusunan program kerja tata usaha sekolah.
  2. Pengelolaan dan pengarsipan surat-surat masuk dan keluar.
  3. Pengurusan administrasi sekolah.
  4. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah.
  5. Penyusunan administrasi sekolah meliputi kesiswaan dan ketenagaan.
  6. Penyusunan dan penyajian data/statistik sekolah secara keseluruhan.
  7. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 7K
  8. Penyusunan laporan pelaksanaan secara berkala.
  1. Tugas dan Fungsi Walikelas

Membantu dan bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah dalam:

  1. Pengelolaan Kelas:
    1. Tugas Pokok meliputi:
      • Mewakili orang tua dan kepala sekolah dalam lingkungan pendidikan.
      • Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
      • Membantu pengembangan keterampilan anak didik
      • Membantu pengembangan kecerdasan anak didik
      • Mempertinggi budi pekerti dan kepribadian anak didik
    2. Keadaan Anak Didik
      • Mengetahui jumlah anak didik
      • Mengetahui jumlah anak didik putra (Pa)
      • Mengetahui jumlah anak didik putri (Pi)
      • Mengetahui nama-nama anak didik
      • Mengetahui identitas lain dari anak-anak
      • Mengetahui kehadiran anak didik setiap hari
      • Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi anak didik (tentang pelajaran, status sosial/ekonomi, dan lain-lain)
    3. Melakukan Penilaian
      • Tingkah laku anak didik sehari-hari di sekolah
      • Kerajinan, ketekunan, dan kesantunan
      • Kepribadian/Ketertiban, dan lain-lain
    4. Mengambil Tindakan Bila diperlukan
      • Pemberitahuan, pembinaan, dan pengarahan
      • Peringatan secara lisan
      • Peringatan khusus yang terkait dengan BP/Kepala Sekolah
    5. Langkah Tindak Lanjut
      • Memperhatikan buku nilai rapor anak didik
      • Memperhatikan keberhasilan/kenaikan anak didik
      • Memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan anak didik
      • Memperhatikan dan membina suasana kekeluargaan